Indahnya Berprasangka Baik

Dua orang laki-laki bersaudara bekerja pada sebuah pabrik kecap dan sama-sama tekun belajar Islam. Sama-sama mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin. Mereka acap kali harus berjalan kaki untuk sampai ke rumah guru pengakiannya. Jaraknya sekitar 10km dari rumah peninggalan orangtua mereka.

Suatu ketika sang kakak berdo’a memohon rejeki untuk membeli sebuah mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya, bila pergi mengaji. Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki dikarenakan mendapatkan bonus dari perusahaannya bekerja.

Lalu sang kakak berdo’a memohon seorang istri yang sempurna, Allah mengabulkannya, tak lama kemudian Continue reading

Advertisements

Kultwit Ustadz @yusuf_mansur Tentang #dhuha

Datanglah ke Masjid An Nahl pada sebelum jam kerja dimulai dan pukul 10.00 WIB. Maka sobat muslimsein akan menemui Dhuha Community 😀 Komunitas sholat dhuha  di SEIN 😀

Sebagai bahan renungan dan pembelajaran serta motivasi kita untuk tetap istiqomah berDhuha, mari kita simak kultwit ust Yusuf Mansur melalui akun twitternya @Yusuf_Mansur sebagai berikut :

1. Ada yg tau ga kalo #dhuha itu hutang kita ke Allah? Hutang 2 rokaat sehari. Yg kalo ga dibayar, maka numpuk. Loh loh, kan sunnah?
2. Betul #dhuha emang sunnah. Tapi sunnah muakkadah. Sunnah tg tramat penting. Yg kalo ditinggal, ya ada juga “resiko”nya.
3. Sunnah muakkadah kalo ditinggal dlm wkt yg lama, tidak dijalankan dlm wkt yg lama, sangat negatif ke kualitas kehidupan&rizki.

4. Gini ya, kenapa saya sebut sbg hutang… Dlm 1hr, sjak awal pagi, sampe pagi lagi, qt itu sesungguhnya kudu sedekah tanpa putus.
5. Tiap sendi qt, dituntut sedekahnya. Kudu bayar. Ya iya lah. Untuk oksigen tambahan aja, kita kudu bayar. Mahal banget. Kalo anfal.
6. Nah, apalagi oksigen yg kita hirup, free 24 jam. Trnyata ga bnr kan free itu. Kudu bayar. Dituntut sedekahnya. Belom lagi mata, dll

7. Pokoknya kudu bayar. Dan ga bakalan kebayar. Siapa juga yang mampu bayar semua rizki&nikmat Allah? Sistem pernafasan yg komplit

8. sistem pencernaan, sistem penglihatan, pendengaran, &semua tubuh qt adlh keajaiban-Nya. Ini smua Allah adakan sedekah atasnya.
9. Kitanya aja yg merasa free2 aja. Bebas2 aja. Ga ada tanggung jawab, ga ada beban, ga ada kewajiban. Pdhl engga gitu.
10. Nyatanya tdk sdikit nikmat yg Allah kurangi, bahkan Allah cabut. Sbb di antaranya kitanya ga atau kurang brsyukur.
11. Terus persoalannya, kalau bayar, dari pagi sampe pagi, atas semua rizki yg Allah kasih, harus bayar brp? Ga ada yg sanggup bayar. selengkapnya…

Simak..!! Kultwit Ustadz @hattasyamsuddin Tentang #Qurban. Yuk Mari..!!

1. #Qurban bukan sekedah harta, yg panitia mendatangi lalu kita srahkan sejumlah dana selesai perkara, hari H nunggu paket daging istimewa !

2. Mereka yang akan ber #Qurban harus memahami adab dan menghayati hikmahnya, agar barokah amal lebih optimal, pelajaran lebih berkesan

3. Ada 4 adab terkait #Qurban : niatan, pemilihan hewan, penyembelihan, dan pembagian, mari sejenak kita bahas satu persatu tanpa ragu jemu

4. Niatan #Qurban harus dijaga hanya kepada Allah, semakin tampak sebuah ibadah, makin berat kita harus melawan godaan untuk tidak ikhlas

5. Seperti haji yg disaksikan orang sekcamatan, #Qurban pun dilihat banyak org, nama kita terpampang di pengumuman, jg leher kambing pilihan

6. godaan niat dlm #Qurban, bisa jadi menginginkan pujian, atau sebaliknya ingin selamat dari cacian. Keduanya bisa menghempaskan keikhlasan

7. Ada juga godaan niat #Qurban yang halus berhembus dalam hati, tak ada hubungannya dg orang, ulama menyebutkannya dg istilah khududunnafs

8. Yaitu saat seorang ber #Qurban karena sesuai dg keinginan hati, seperti doyan makan sate, atau hasrat senang berkumpul berpesta brsama

9. Khududunnafs gangguan keikhlasan tersembunyi, spt seorang gadis yang rajin puasa senin kamis, dalam hati berniat diet agar ttp langsing

10. seperti mereka yang berhaji berkali-kali, dalam hati menginginkan wisata jalan2 & makan-makan keluar dari rutinitas kerja yg menjemukan

11. Untuk ikhlas, seorang yang #Qurban hendaknya menata hati, dan memahami hikmah mulia yang terkandung di dalamnya, makin paham makin tulus
selengkapnya…

Ramadhan…Nyantri di Pabrik

Ramadhan Nyantri di Pabrik

Oleh Prasetyo H Usodo

Pribadi berdzikir

Dzikir menjadi kepribadiannya

Allah tujuannya, Rosulullah SAW teladan dalam hidupnya

Dunia ini pun, menjadi surga sebelum surga sebenarnya

Bumi menjadi masjid baginya

Rumah, kantor bahkan hotel sekalipun menjadi musholla baginya

Tempat ia berpijak,meja kerja, kamar tidur, hamparan sajadah baginya

….

-Arifin Ilham-

Rasanya sudah menjadi sebuah teori yang terpatri di otak kita bahwa sebagai seorang karyawan, tak kurang dari sepertiga waktu kita dalam sehari kita habiskan di lingkungan kerja kita. Bahkan terkadang dalam prakteknya waktu yang sepertiga itu harus lebih, karena belum tuntasnya pekerjaan dan lain hal. Kondisi ini menuntut kita, untuk kreatif dalam mengatur waktu dan cerdas menata amal, karena waktu yang kita miliki sejatinya tak hanya untuk kita habiskan untuk bekerja. Ada hak keluarga di sebahagian waktu kita, ada hak Sang Pencipta yang mutlak kita penuhi. Terlebih ketika datang, bulan yang waktu-waktunya begitu sayang untuk kita habiskan dengan aktifitas yang ternilai sesaat, bulan Ramadhan, bulan yang Rosulullah dan para sahabat menyiapkan memasuki bulan mulia itu dua bulan sebelum datangnya. Maka kreatifitas kita dalam mengatur waktu dan kecerdasan kita dalam menata amal menjadi satu mata kuliah di bulan Ramadhan. Maka ijinkan saya menyebut, masuknya kita dalam bulan Ramadhan seperti belajarnya seorang santri dalam sebuah pesantren, yang pesantren tersebut kita sebut sebagai pabrik lantaran para santrinya adalah para karyawan.

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.(QS. 51:56)

Ayat ini menjadi satu pokok bahasan dalam nyantri di pabrik. Karena dengan landasan ayat inilah, para santri Pesantren Ramadhan di Pabrik menyandarkan niatnya. Berangkat bersamaan dengan bergegasnya mentari, dengan niat beribadah dan menyembah kepada sang Ilahi. Maka pekerjaan yang rasanya nilainya sesaat, menjadi sebuah bekal di kehidupan yang abadi. Dengan niat ibadah, tunai amanah tanpa keluh kesah, selesai tugas dengan teriring rasa ikhlas.
selengkapnya…

11 Buah Manis Menjaga Ukhuwah

ILUSTRASI. (foto: Google)ILUSTRASI. (foto: Google)

Oleh Ustadz Muhammad Arifin Ilham

Mahasuci Allah, Zat yang telah membersihkan hati untuk menyemai ruh ukhuwah buat hamba-Nya yang merindukan kebersamaan. Terpujilah Dia, Zat yang telah menghadiahi banyak nikmat-Nya kepada kita, sehingga bisa bersama merasakan kenikmatan berukhuwah.

Salah satu di antara tiga unsur kekuatan yang menjadi karakteristik masyarakat Islam di zaman Rasulullah adalah kekuatan ukhuwah; di samping kekuatan iman dan kekuatan qudwah, keteladanan. Dengan tiga kekuatan ini, Rasulullah SAW membangun masyarakat ideal, memperluas Islam, mengangkat tinggi bendera tauhid, dan mengeksiskan umat Islam di atas muka dunia kurang dari setengah abad. selengkpanya…