Liputan Kajian Bulanan Februari 2014


HUBUNGAN RAKYAT DAN PEMERINTAHAN DALAM ISLAM

muslimsein – Kajian bulanan 27 Februari 2014 alhamdulillah berjalan dengan baik, meski pembicara (Ust.Mardani Ali Sera) baru bisa hadir pukul 17.00wib karena terjebak macet dalam perjalanan Bandung – Cikarang.

Jama’ah yang telah memadati masjid An-Nahl sejak pukul 16.15 nampak sabar menunggu kehadiran beliau sambil mengikuti games berhadiah yang di pandu kang Yulfiawan (MC kondang).

“Minta maaf sekali membuat teman-teman di annahl menunggu..” seloroh ustadz membuka kajian. Begitu sampai di masjid, beliau ambil wudhu dan tanpa jeda langsung pegang microfone untuk menyampaikan materi kajian.

Ustadz Mardani Ali Sera memberikan materi tentang Politik dan Pemerintahan dalam perspektif Islam, dengan sub thema Hubungan Rakyat dan Pemerintahan.

Jika di tarik kesimpulan, ada beberapa hal yang mendasar yang perlu menjadi perhatian :

1.       Tugas pemerintah membuat kita masyarakat Indonesia ini saling mengenal dan saling menghormati antar sesama dalam pengertian yang sangat luas : ras, agama, golongan, penganut, partai dan lain-lain

2.       Sebagai negara yang berpenduduk majemuk, pemerintah harus membuat aturan yang sifatnya universal untuk membuat masyarakat aman dan tentram.

3.       Apapun kebijakan pemerintah, hendaknya berorientasi dalam rangka untuk kesejahteraan masyarakat secara luas dan menyeluruh.

4.       Rakyat dan pemerintah merupakan kesatuan yang tak terpisahkan, harus saling mendukung dan berupaya mewujudkan masyarakat yang semakin baik

5.       Jika pemerintah melakukan kemaksiatan, kita wajib menegur dengan cara yang baik dan tetap patuh pada hal-hal yang ma’ruf, tidak menaati dalam kemaksiatan, tidak melakukan penentangan dan pemberontakan.

Selain penyampaian materi, ada juga diskusi (tanya-jawab) antara jama’ah dan Ust. Mardani yang berkisar tentang pemerintahan ideal dan moderat. Penyelesaian masalah yang lebih mengedepankan moderasi bukan kekerasan dan paksaan.

Jika system pemerintahan yang ideal belum tercapai, bukanlah hal yang tepat untuk menarik dukungan terhadap pemerintah, hendaknya kita berfikir jernih dan tidak menjeneralisir kejelekan anggota dewan dan pemerintahan.

Kita harus senantiasa berusaha untuk merubah keburuhan ke arah yang lebih baik dengan sekuat tenaga dan memohon pertolongan Allah SWT.

Sebelum menutup kajian, Ust. Mardani berpesan kepada seluruh jama’ah agar tetap mengambil peran serta dalam membangun pemerintahan yang bersih dengan memilih para pemimpin yang jujur, transparan dan juga amanah.

Al-Imam Sahl bin Abdullah at- Tustari rahimahullah berkata :

“Manusia (rakyat) akan senantiasa dalam kebaikan selama memuliakan pemerintah dan ulama. Jika mereka memuliakan keduanya, niscaya Allah Subhanahu wata’ala akan memperbaiki urusan dunia dan akhirat mereka. Namun, jika mereka menghinakan keduanya, sungguh Allah SWT  akan menjadikan jelek urusan dunia dan akhirat mereka.” (Tafsir al-Qurthubi 5/260—261).

kabul_feb

 

Report by : masud khan (@temlenku) | @muslimsein | kominfo dkm annahl | kajian bulanan februari 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s