Keluarga Bersama Al-Qur’an di Bulan Ramadhan


Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “(Beberapa hari yang ditentukan itu adalah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil). Oleh karena itu, siapa saja diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, wajib baginya berpuasa” (QS Al Baqarah : 185)

Ada hikmah yang Allah swt selipkan dalam menurunkan Al Qur’an sesuai dengan peristiwa yang terjadi. Firman-Nya, “Berkatalah orang-orang kafir, ‘Mengapa Al Qur’an itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?’ Demikian itu supaya Kami perkuat batinmu dengannya dan Kami bacakannya secara tartil (teratur dan benar). Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu sesuatu yang benar dan paling baik penjelasannya” (QS Al Furqan : 32-33)

Keutamaan membaca Al Qur’an itu berlaku secara umum dan seorang muslim jangan sampai melupakan hal itu. Dituturkan dari Utsman ra bahwa Rasulullah saw bersabda, “Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.” (HR Bukhari)

Abu Sa’id ra menyebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Allah swt berfirman (dalam hadits Qudsi), ‘Barangsiapa yang disibukkan oleh Al Qur’an dan dzikir kepada-Ku ketimbang meminta kepadaku niscaya Aku berikan kepadanya sebaik-baik yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta kepada-Ku. Keutamaan kalam Allah atas semua kalam bagaikan keutamaan Allah atas semua mahluknya.” (HR Tirmidzi)

Terkadang Anda punya kendala dengan bacaan yang kurang bagus, tetapi apakah Anda tidak suka dengan hadits yang diriwayatkan Ummul Mukminin ‘Aisyah ra; ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Orang yang mahir membaca Al Qur’an, ia akan bersama para malaikat mulia yang selalu berbakti. Adapun orang yang membaca Al Qur’an dan bacaannya belum bagus dan merasa kesulitan, ia akan memperoleh dua pahala (Pahala kesulitan dan pahala membacanya).” (HR Muslim)

Dua Perkara Yang Dapat Memberikan Syafa’at Kepada Manusia

Pada Bulan Ramadhan, Al Qur’an menempati kedudukan yang sangat istimewa. Dari Abdullah bin Amr ra disebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Puasa dan Al Qur’an akan memberikan syafa’at kepada manusia nanti di hari kiamat. Puasa berkata, ‘Ya Rabb! Aku cegah ia dari makan dan segala yang ia sukai pada siang hari. Izinkanlah aku untuk memberikan syafa’at kepadanya.’ Al Qur’an pun berkata, ‘Aku cegah ia dari tidur di malam hari. Izinkanlah aku untuk memberikan syafa’at kepadanya. ’Kemudian kedua-duanya memberikan syafa’at.” (HR Ahmad)

Di Bulan Ramadhan, Rasulullah saw selalu duduk dalam majelis pengajian, mempelajari dan mengulangi Al Qur’an dengan bimbingan malaikat Jibril as. Abdullah bin Abbas ra berkata, “Malaikat Jibril as selalu menjumpai Rasulullah saw pada setiap malam bulan Ramadhan dan mengajarinya Al Qur’an…” (HR Bukhari)

Program Keluarga Bersama Al Qur’an di Bulan Ramadhan
 

Pertama, Anda, suami/istri dan anak-anak atau bersama tetangga harus menentukan wirid-wirid Al Qur’an baik sebelum terlebih lagi selama bulan Ramadhan. Anda dapat membagi wirid itu ke dalam beberapa kategori :

  1. Membaca Al Qur’an
    Saya sarankan paling sedikit membaca satu juz Al Qur’an dalam sehari agar dapat khatam sekali di bulan Ramadhan
  2. Tadabbur Al Qur’an
    Saya sarankan paling sedikit Anda tadabbur lima ayat dalam sehari. Caranya dengan membaca arti ayat-ayat tersebut dan membaca asbabun-nuzul (sebab-sebab turunnya ayat). Lanjutkan dengan saling bertukar pandangan seputar ayat tersebut.
  3. Mengulang Hafalan
    Saya sarankan paling sedikit mengulang satu juz Al Qur’an per hari dari yang sudah kita hafal selama Ramadhan
  4. Tahfizh
    Anda memilih satu surat yang kapasitasnya sama dengan setengah juz untuk dihafal selama satu bulan. Setiap pecan Anda dapat menghafal seperempat surat tersebut seperti Surat Al Ahzab, An Nur atau Al Hujurat
  5. Mempelajari Tajwid
    Pelajari hukum-hukum tajwid dalam satu pertemuan harian bersama suami/istri, anak-anak atau tetangga

Kedua, mempelajari adab-adab membaca serta     berusaha untuk menerapkannya bersama ank-anak di dalam majelis, di antaranya :

  1. Mempunyai wudhu dan disunnahklan untuk bersiwak terlebih dahulu. Waktu yang paling utama membaca Al Qur’an adalah ketika melaksanakan shalat
  2. Mulai dengan ber-isti’adzah (membaca a’udzubillahi minasysyaithanir-rajim)
  3. Setiap bulan paling sedikit khatam sekali dan jangan khatam kurang dari tiga hari
  4. Membaca dengan tartil agar lebih khusyu’, mengundang kesedihan dan memuliakannya
  5. Memikirkan dan merenungi kandungannya serta menangis atau berpura-pura menangis
  6. Memelihara hak-hak setiap ayat. Jika melewati ayat sajadah, segera bersujud. Jika melewati ayat rahmat, mohonlah kepada Allah swt. Jika melewati ayat azab, minta perlindungan kepada-Nya. Jika melewati doa, aminkan, dan jika melewati permintaan ampun, segera minta ampun. Begitulah seterusnya
  7. Mengeraskan bacaan, paling tidak dapat didengar diri sendiri
  8. Berusaha memahami bacaan dan tetap berpegangan pada kaidah tilawah
  9. Diam dan senantiasa menghayati kandungannya ketika mendengar bacaan Al Qur’an
  10. Membaca doa setelah selesai membaca Al Qur’an, mengucapkan shalawat dan salam kepada junjungan nabi Muhammad saw

Ketiga, merasa tenang ketika semua anggota keluarga sudah membaca wiridnya masing-masing. Boleh juga memberikan hadiah kepada anggota keluarga yang membaca wiridnya dengan baik dan sempurna.
Keempat, memperhatikan agar selalu khatam Al Qur’an dan mengetahui adab-adab khatam, di antaranya :

  1. Dianjurkan ketika selesai shalat
  2. Dianjurkan berkelompok
  3. Dianjurkan agar berpuasa pada hari khatam jika selain bulan Ramadhan
  4. Dianjurkan berdoa setelah khatam dan memohon kepada Allah swt dengan urusan-urusan yang penting dan bermakna luas
  5. Setelah selesai khatam, dianjurkan untuk segera menyambungnya dan memulai dengan bacaan baru

Kelima, memperhatikan agar selalu membaca ayat-ayat yang punya keutamaan dan dianjurkan untuk dibaca, diantaranya :

  1. Surat al Fatihah
  2. Surat al Ikhlas
  3. Surat al FAlaq dan an Nas
  4. Surat al Mulk
  5. Ayat Kursi
  6. Ayat terakhir surat al Baqarah (284 – 286)
  7. Surat al Baqarah
  8. Sepuluh ayat dari awal atau akhir surat al Kahfi

Saudaraku yang mulia, Anas bin Malik ra menuturkan bahwa Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya rumah yang di dalamnya sering dibaca Al Qur’an akan banyaklah kebaikannya. Adapun rumah yang di dalamnya tidak pernah dibaca Al Qur’an akan sedikitlah kebaikannya.” (HR al Bazzar). Oleh karena itu, perbanyaklah amal kebaikan pada bulan Ramadhan dan lapangkanlah rumahmu.

sumber : http://www.quranpoin.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s