Penjajah Israel Kembali Buldoser Pemakaman Sahabat Nabi dan Syuhada


Kamis, 12/08/2010 09:26 WIB

KNRP – Pemerintah Israel terus membuldoser lusinan kuburan muslim di Pemakaman Ma’manallah di Yerusalem Barat untuk menyelesaikan pembangunan proyek hiburan Israel, dan malam tadi puluhan kuburan telah dibuldoser di tengah keberadaan wartawan dan fotografer media yang mengabadikan penghancuran dan pembuldoseran itu, bahkan beberapa petugas Israel menyerang beberapa dari pekerja media itu. Para pekerja kota Yerusalem di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel melakukan pembuldoseran puluhan kuburan yang berusia ratusan tahun,kuburan itu sendiri berada di bawah pendudukan Israel sejak tahun 1948. Dalam penggusuran itu tentara Israel melakukan serangan terhadap wartawan dan warga Palestina yang mencoba untuk mempertahankan kuburan yang masih ada. Penghancuran yang disengaja Israel pada malam hari tadi itu digelar untuk untuk menghindari bentrokan dengan wartawan dan warga Palestina,dimana dalam penggusuran pertama sejumlah delegasi dari Wakaf Islam dan Gerakan Islam hadir di lokasi. Selain itu, kuburan yang belum dihancurkan sudah diberi tanda untuk dilakukan pembongkaran di malam berikutnya.

Pemerintah Israel menurut laporan pers bersikeras untuk membangun Pusat Karama Insani (Museum Toleransi di Yerusalem) di atas tanah pemakaman dengan menggandeng Gubernur California Arnold Schwarzenegger. Mengomentari pembongkaran pemakaman itu, Menteri Waqaf Yordania Abdul Salam Abbadi menyerukan untuk melindungi apa yang tersisa dari kuburan itu, dan mengatakan bahwa Yordania telah mengambil langkah-langkah, termasuk memberikan seruan kepada UNESCO. Komplek pemakaman itu terletak di garis kontak antara dua bagian yaitu timur dan barat Yerusalem, di sana ada lebih dari 70 ribu kerangka manusia, termasuk Sahabat Nabi SAW dan syuhada, dan ketika Sultan Saladin membebaskan Yerusalem dari tangan Tentara Salib, ia memerintahkan untuk mengubur para syuhada di pemakaman ini. Setelah Israel mencaplok bagian barat Yerusalem pada tahun 1948,Israel lalu menganggap pemakaman itu sebagai lahan tak bertuan. Israel telah menggali sejauh ini sekitar 95% dari kuburan di sana, dan diperkirakan daerah sisa makam itu tinggal 19 hektar dari yang asalnya dua ratus hektar.(milyas/aljzr)

sumber : knrp.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s