Mengubah Tantangan Menjadi Peluang


Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk mencari keridhaan Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami” (Al- Ankabut.: 69) .

Ketika bangun tidur pagi hari, perhatikan wajah Anda di sebuah cermin. Kemudian cobalah tersenyum manis, dan berkata, “Alhamdulillah, saya hidup kembali, saya sehat dan saya dalam kondisi terbaik untuk memulai aktivitas”. Apa yang Anda rasakan? Perubahan apa yang terjadi pada wajah Anda? Sukseskah Anda dalam merubah mimik wajah Anda? Jika Anda lakukan untuk pertama kali, ada kemungkinan Anda akan kesulitan dan malas mengubah ekspresi wajah Anda. Tetapi jika Anda latihan setiap pagi selama satu bulan, maka Anda akan rasakan hasilnya. Anda akan mendapatkan diri Anda dalam keadaan ‘The Best”.

Ilustrasi dan latihan di atas adalah contoh sebuah perubahan. Memulai perubahan bukanlah sesuatu yang mudah. Ternyata, perubahan adalah sesuatu yang sulit, tetapi bisa dilakukan dan sesuatu yang yang bisa dilakukan walaupun sulit. Perubahan adalah berpindahnya dari sebuah kondisi nyaman dan aman menuju kondisi ketidak-nyamanan, ketidak-teraturan dan ketidak-jelasan kondisi. Untuk itulah Anda harus bisa dan mampu mengolah perubahan dari sebuah tantangan hidup menjadi sebuah peluang kesuksesan. All beginning is difficult

Dalam hidup ini, banyak orang yang belum berhasil dalam melakukan perubahan  Hal ini disebabkan bukan mereka tidak mempunyai keinginan untuk berubah, tetapi mereka tidak mengetahui bagaimana mengelola perubahan. Mereka gagal mendapatkan  perubahan bukan disebabkan sulitnya pekerjaan yang akan dicapai, tetapi mereka dikalahkan oleh rasa malas, jenuh dan memoton. Sesunggunya musuh terbesar Anda adalah diri Anda sendiri.

Berikut ini adalah 10 lompatan yang bisa Anda gunakan untuk mengolah sebuah perubahan hidup :

  1. Pemahaman  amal. Sesungguhnya  amal itu  diawal  dengan pemahaman  atau amal itu tergantung  dengan niatnya.   Untuk mengubah sesuatu, aktivitas pertama dan utama adalah Anda harus mengetahui dan menjawab pertanyaan, “mengapa saya ingin berubah”. Dalam melakukan perubahan mulailah dari akhir pikiran, artinya tujuan harus menjadi hal yang utama. Sebuah simulasi sederhana dapat Anda lakukan untuk menguatkan pemahaman Anda berkaitan dengan tujuan. Ambillah tiga buah bola. Kemudian anda lempar sebebas-bebasnya. Kemudian ulangi lagi dengan melempar pada sebuah sasaran dari jarak tertentu. Terakhir, Anda lempar kembali bola tersebut pada sasaran, jika bola tepat mengenai  sasaran, rayakanlah, beri penghargaan pada diri Anda.. Pelajaran apa yang Anda dapatkan?
  2. Tujuan perubahan. Hendaknya  setiap  perubahan  memiliki tujuan  yang spesifik, jelas  dan terukur. Semakin jelas  sasaran yang akan dicapai, semakin jelas  arah perubahan  kita. Sehingga  setiap aktivitas  kita  akan  terkontrol perkembanganya.  Hal ini penting, karena  hasil  yang dicapai  akan dapat memotivasi.
  3. Kenali lingkungan Anda. Lingkungan sangat penting untuk membantu Anda dalam mengantisipasi perubahan. Perubahan yang kita lakukan akan berhasil jika perubahan tersebut dirasakan manfaatnya oleh orang lain. Nafi’un li ghrairi. Banyak  orang gagal melakukan perubahan, karena dia tidak berhasil mengidentifikasi lingkungan. Batu kecil sering menggelincirkan, sedang batu besar   sering  menjadi sandungan dan batu yang   besar  sekali  akan menghentikan  perjalanan. Lakukan analisa diri dan lingkungan. Kenalilah  lingkungan anda.
  4. Buatlah perencanaan. Anda harus mengetahui hal apa saja yang ingin Anda ubah. Persepsi, tingkah laku, paradigma, akhlak yang tidak sesuai dengan diri Anda. Inti perubahan adalah berpindahnya dari kebiasaan jelek menuju kebiasaan baik Aturlah skala prioritas. Anda tidak mungkin mengerjakan semua hal dalam waktu yang bersamaan. Anda harus memilih dan membuat keputusan. Sebagai contoh, jika dihadapan Anda ada sebuh ember yang kosong, dan di sekitarnya ada berbagai macam jenis batu, mulai dari batu yang terbesar sampai batu yang terkecil. Bila Anda diminta memasukan semua batu tersebut, bagaimana proses yang benar memasukan batu-batu tersebut ?. Kalimat kuncinya adalah, jika Anda ingin melakukan perubahan besar, maka Anda harus  mengubah paradigma, jika Anda ingin melakukan perubahan kecil maka Anda harus mengubah perilaku. Silahkan mencoba dan rasakan hasilnya.
  5. Gunakan Momentum perubahan. Jadikan sebuah sejarah waktu, kejadian, peristiwa, moment sebagai awal untuk berubah. Alangkah baiknya jika momentum  perubahan berasal dari diri sendiri, ibda’ binafsik. Jika Anda telah ikut sebuah pelatihan motivasi, jadikan hal tersebut sebagai langkah awal. Tulislah komitmen diri Anda. Katakan pada diri Anda, “Mulai saat ini, saya akan bekerja dengan kerja ikhlas, kerja mawas, kerja cerdas, dan kerja keras, sehingga kerja saya adalah kerja yang tuntas.
  6. Kuatkan mental berpikir optimis. Pada awalnya sebuah perubahan bukanlah proses yang menyenangkan, tetapi jika Anda nikmati dan Anda berubah dengan rasa cinta,maka Anda akan menemukan sebuah kenyamanan. Anda harus yakin bahwa perubahan ini akan mendatangkan manfaat yang luar biasa bagi hidup Anda. untuk kuatkan mental ini, coba Anda bayangkan keberhasilan Anda merubah sesuatu di masa lampau. Ini mengingatkan Anda bahwa Anda akan berhasil melakukan  perubahan. Camkan kalimat ajaib berikut ini, “ Bersama Allah, Saya bisa melakukan perubahan apapun dalam mencapai kesuksesan hidup.”
  7. Lakukan sesuatu yang baru. Perubahan adalah hasil sebuah kreativitas. Bila setiap  Anda berangkat ke kantor atau kuliah menggunakan jalan A, cobalah sesekali Anda  menggunakan jalan B. Anda akan menenukan hal baru dalam perjalanan Anda. Banyak yang dapat Anda pelajari. Jangan pernah mengharapkan sesuatu yang besar dengan dengan cara yang sama. Ambillah inisiatif, jadilah orang yang proaktif dan reformis.
  8. Lakukan evaluasi perubahan. Anda hapat memantau perubahan yang Anda lakukan. Sejauh mana target perubahan yang Anda canangkan sesuai dengan keinginan Anda. Ingatlah perubahan adalah proses, maka untuk menghasilkan hasil yang baik, Anda harus selalu mengikatnya. Perubahan laksana kuda, Jika Anda tidak mengikatnya maka dia akan pergi
  9. Beri penghargaan. Jika Anda behasil melakukan sebuah perubahan, rayakanlah. Ini akan memberi rasa tanggung jawab terhadap kerberhasilan yang Anda lakukan. Dengan demikian Anda akan selalu termotivasi untuk melakukan perubahan kualitas kebaikan yang Anda lakukan
  10. Totalitas dalam berubah. Dalam melakukan perubahan, Anda harus melakukan totalitas perubahan, Anda tidak bisa setengah-setengah dalam berubah, karena hasilnya tidak akan optimal. Beranilah membuat keputusan. renungkanlah kisah  sukses para sahabat Rasulullah SAW. Mengapa mereka berhasil ? Mereka laksana bintang di langit karena melakukan perubahan secara totalitas, kemudian  mereka tekun dan sabar dan istiqomah atas perubahan tersebut.

Kesuksesan Anda ditentukan oleh seberapa banyak perubahan yang Anda lakukan.

Orang besar, berpikir besar, mengerjakan hal-hal besar, mengambil resiko besar dan melakukan perubahan besar.  Itulah kekuatan para pemenang. Wallahu ‘alam bishawab.

sumber : PIPPKS Malaysia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s