Indahnya Ketidakpastian


Assalamualaykum wr wb

Banyak orang mengatakan bahwa, semakin kesini rasanya hidup ini semakin dihiasi dengan ketidakpastian. Ungkapan ini rasanya memang tidak seratus persen salah, tapi tidak juga seratus persen benar😀 . Bisa dianggap salah karena sebenarnya kita harus meyakini bahwa segala sesuatu sudah digariskan oleh Allah. Dan bisa dianggap benar karena ternyata kita tidak pernah tahu apa yang sudah Allah gariskan. Sebagai contoh, saya yang hanya sebagai seorang freelancer ini sangat meyakini bahwa Allah sudah mengatur bahwa saya akan menjadi seorang freelancer. Maka sebenarnya sulit juga menyebut hidup ini adalah ketidakpastian, wong udah ditentuin oleh Allah kok… Tapi berhubung dari kecil saya  tidak tahu kalo saya akan mejadi seorang freelancer, maka…saya dengan semangat juang yang tinggi menuntaskan kuliah saya yang justru berada di bidang IT. Sedikit ga nyambung ya… Akan berbeda ketika kita tahu bahwa Allah akan menakdirkan kita untuk menjadi seorang freelancer… bisa jadi kita hanya duduk diam, ga kuliah  dan meyakini bahwa suatu saat pasti kita akan menjadi seorang freelancer, karena meyakini ketepatan janji Allah, walaupun keyakinan seperti ini sepertinya tidak bisa dibenarkan juga….😀 .

Kalau kita berani belajar banyak tentang bagaimana mengimani takdir, sejatinya kita akan mendapatkan berbagai macam dorongan dan semangat yang luar biasa untuk bergerak. Tentu disini saya tidak akan banyak memberikan penjelasan tentang iman kepada qodho dan qodar, ya… saya kan bukan ustadz…😀 . Bagi saya ada sebuah hal indah yang selalu menjadi teman dalam menelusuri kembali takdir-takdir. Ya…hal indah itulah yang sering saya sebut dengan ketidakpastian. Ibarat kita bepergian, maka tujuannya ini sebenernya sudah ditentukan, tapi kita tidak pernah tahu kita akan melewati jalan yang mana. Anggap saja kita di Surabaya dan mau ke Jakarta, maka Jakartanya sich pasti, tapi jalan menuju Jakartanya ini yang harus kita perjuangkan. Apakah melewati jalan pantura lengkap dengan pesona laut jawa, ataukah melewati jalur selatan dengan menikmati kebudayaan jawa selatan, ataukah naik pesawat terbang dan menikmati birunya langit, atau justru naek ambulance karena harus dibawa ke Jakarta untuk berobat…😀 .

Ya…ketidakpastian itulah yang harusnya memberikan kita dua buah hal. Hal-hal kesyukuran karena melewati banyak pelajaran dan kenangan indah, dan hal-hal yang terkait dengan motivasi dan semangat untuk memperjuangan jalan terbaik bagi kita meraih tujuan. Hasil akhir Allah yang menentukan, tapi jalannya, kita yang memperjuangkan.

Bagaimana dengan sebuah event yang pasti akan terjadi pada semua makhluk hidup. Kematian. Kematian adalah sebuah kepastian, makanya, karena kepastian inilah kita ga usah berusaha. Berusaha bunuh diri hehe… ga bunuh diri aja bakal mati kok, ngapain repot-repot bunuh diri…😀 . Meskipun kematian ini merupakan sebuah kepastian, tapi ada beragam point ketidakpastian dari sebuah kematian. Apakah kita mati saat sedang tidur atau sedang bekerja atau….. Apakah kita mati saat berada di kamar atau berada di rumah sakit atau berada di masjid atau berada di tempat hiburan…. Dan seterusnya dan seterusnya. Beragam ketidakpastian menyertai sebuah kepastian yaitu kematian. Nah, inilah yang harus kita perjuangkan dan kita cari jalan terbaiknya. Kita ini mau mati dimana, dengan cara seperti apa…. makanya tidak salah kalau ada yang mengatakan kematian adalah sebuah seni…😀 .

Sekali lagi, hasil akhir adalah Allah yang menentukan, tetapi keindahan perjalanan untuk mencapai hasil akhir kita yang memperjuangkan. Bagaimana dengan sahabat? Sudah siap menelusuri keindahan memperjuangkan jalan untuk mencapai hasil terbaik yang Allah berikan??

Salam kreatifitas tanpa batas!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s